![]() |
| Foto : Istimewa |
KOLTIM, TARGET INVESTIGASISULTRA. com- Pemerintah Desa (Pemdes) Tawainalu, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur melaksanakan penanaman jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang bersumber dari alokasi minimal 20 persen Dana Desa.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung swasembada pangan, memanfaatkan potensi lokal, serta meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa serta sinergi bersama aparat.
Kegiatan penanaman jagung ini turut dihadiri kepala Desa Tawainalu bersama Aparat Desa, Bhabinkamtibmas, PPL, Pendamping Desa dan masyarakat.
![]() |
| Foto : Istimewa |
Kepala Desa Tawainalu, Ekisman menyampaikan Kegiatan Penanaman Jagung merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah yang menjadi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan Pangan, ujar kades saat di wawancara di media ini pada Kamis 30 Juli 2026.
Selain itu, Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung sebagai komoditas unggulan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan.
![]() |
| Foto : Istimewa |
Ia menjelaskan, penanaman jagung hari ini dilaksanakan seluas 1,20.hektare, sementara dari hasil panen kemarin kita memperoleh 5 ton lebih yang sudah dikeringkan.
Program ketahanan pangan ini, tentunya untuk pemberdayaan masyarakat dengan Harian orang Kerja (HOK) yang melibatkan warga setempat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, ucapnya.
"Kades berharap, agar masyarakat bergiat menanam jagung, karena menanam jagung sangat memberikan manfaat, baik bagi kesehatan karena kalau kita bertani itu sehat, kemudian aspek sosialnya ketika kita menanam bersama kita gotong royong, dari segi ekonomi masyarakat diberikan Harian Orang Kerja,"harapnya.
" Jumlah hampar keseluruhan penanaman jagung ini, kurang lebih 10 hektare. Kemudian untuk pasaran sangat bagus kita tidak tergesa gesa lagi, kemudian harganya sudah ada ketetapan dari pemerintah melalui Bulog dengan harga Rp 6.400 perkilo yang kering kadar 13," pungkasnya.
Laporan : Imran





