• Jelajahi

    Copyright © Targetinvestigasisultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    JMSI

    JMSI

    Program Revitalisasi Bantu Sekolah di Koltim, Sapilun: Kami Sangat Terbantu

    Admin
    , Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T13:52:41Z
    Foto : Istimewa 


    KOLTIM, TARGET INVESTIGASISULTRA. com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menyambut positif adanya program revitalisasi yang dinilai sangat membantu pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di tengah kondisi efisiensi anggaran.



    Melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Sapilun Said, S.Sos, mengatakan pihaknya sangat bersyukur dengan adanya program tersebut. Menurutnya, program itu memberikan dukungan bagi sekolah dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.



    "Dalam hal ini kami sangat bersyukur dengan adanya program revitalisasi ini. Dengan kondisi efisiensi anggaran di daerah kami, khususnya Kabupaten Kolaka Timur, kami merasa sangat terbantu karena sarana dan prasarana dapat terpenuhi," jelas Sapilun saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).



    Sapilun menambahkan, dengan adanya program tersebut, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak lagi terlalu memikirkan pemenuhan sarana dan prasarana dasar sekolah. Sehingga, perhatian dapat lebih diarahkan pada kebutuhan pendukung lainnya.



    "Kami sangat bersyukur dengan adanya program revitalisasi ini, sehingga kami dari Dikbud tidak lagi berpikiran terkait dengan sarana dan prasarana. Kami tinggal memikirkan sarana pendukung, seperti mungkin mobiler," ungkapnya.



    Ia berharap ke depan dukungan terhadap dunia pendidikan di Kolaka Timur dapat terus dikembangkan, termasuk kemungkinan adanya program bantuan pakaian gratis bagi siswa.



    "Mudah-mudahan ke depannya kita bisa berpikir lagi dengan adanya bantuan pakaian gratis untuk siswa. Hari ini adalah bagian dari program visi dan misi Bupati terpilih," kata Sapilun.



    Terkait dengan persyaratan dan penentuan sekolah penerima program, Sapilun menjelaskan bahwa seluruh proses tersebut berbasis Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Menurutnya, pihak Dinas Pendidikan bukanlah pihak yang menentukan sekolah penerima, melainkan pihak kementerian berdasarkan data yang tersedia dalam Dapodik.



    "Kalau terkait dengan prasyarat, semua itu berbasis Dapodik. Bukan Dinas Pendidikan yang menentukan, tetapi dari pihak kementerian yang menentukan dengan menarik data dari Dapodik," jelasnya.



    Ia menerangkan, data Dapodik tersebut diisi oleh pihak sekolah. Sementara pihak dinas hanya menjalankan fungsi koordinasi apabila terdapat panggilan atau kuota bagi sekolah yang bersangkutan.



    "Dapodik ini yang mengisi adalah pihak sekolah. Kami hanya sebatas, kalau misalnya ada panggilan atau kuota, kami memanggil kepala sekolah terkait dengan dokumen rehabilitasi," ungkap Sapilun.



    Sapilun menjelaskan, jumlah sekolah di Kabupaten Kolaka Timur saat ini mencapai kurang lebih 142 SD dan 41 SMP. Sementara berdasarkan persentase, penerima program di Kolaka Timur mencapai kurang lebih 30 persen.



    Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 11 SD dan 1 SMP yang sedang menjalankan program tersebut. Selain itu, terdapat lima sekolah yang menyusul karena sementara menyelesaikan SKS, sementara proses rehabilitasi rekening masih dalam tahap penyelesaian.



    Sapilun menegaskan, penerima bantuan tidak semata-mata ditentukan berdasarkan jumlah sekolah. Sebab, setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan, termasuk siswa yang bersekolah di satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik yang relatif sedikit.



    "Bukan dilihat dari jumlah sekolah, karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan. Sekolah yang jumlah muridnya hanya lima sampai sepuluh orang juga tetap memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan," ujarnya.



    Ia berharap program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi sekolah-sekolah di Kolaka Timur serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan siswa di daerah. pungkasnya.



    Laporan : Imran  

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini